<?xml version="1.0"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="en">
	<id>http://wikiuinam.my.id/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Jum1</id>
	<title>Wiki Kampus UIN Alauddin Makassar - User contributions [en]</title>
	<link rel="self" type="application/atom+xml" href="http://wikiuinam.my.id/api.php?action=feedcontributions&amp;feedformat=atom&amp;user=Jum1"/>
	<link rel="alternate" type="text/html" href="http://wikiuinam.my.id/index.php/Special:Contributions/Jum1"/>
	<updated>2026-04-12T08:36:19Z</updated>
	<subtitle>User contributions</subtitle>
	<generator>MediaWiki 1.43.8</generator>
	<entry>
		<id>http://wikiuinam.my.id/index.php?title=Fakultas_Adab_dan_Humaniora&amp;diff=40</id>
		<title>Fakultas Adab dan Humaniora</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://wikiuinam.my.id/index.php?title=Fakultas_Adab_dan_Humaniora&amp;diff=40"/>
		<updated>2025-09-21T05:31:30Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Jum1: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Pendirian dan Perkembangan Awal&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakultas Adab IAIN Alauddin Makassar didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 148 Tahun 1967, tertanggal 23 November 1967. Pada masa awal pendiriannya, fakultas ini dipimpin langsung oleh Drs. H. Muhyiddin Zain. Jabatan dekan kemudian diserahkan kepada H. Mustafa M. Nuri, LAS, yang dikukuhkan melalui Surat Keputusan Menteri Agama R.I. Nomor: BV/3-6/852 pada 17 Februari 1968.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada awalnya, kegiatan administratif dan akademik Fakultas Adab berpusat di salah satu ruangan kuliah Universitas Muslim Indonesia di Jalan Kakatua Makassar. Untuk kegiatan perkuliahan, digunakan gedung Bioskop A.A di Jalan Timor. Selanjutnya, seluruh kegiatan dipindahkan ke Jalan Sumba Nomor 44, sebelum akhirnya menetap di Kampus IAIN Alauddin di Gunung Sari, Jalan Gowa Raya (sekarang Jalan Sultan Alauddin).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Perpindahan dan Pembentukan Jurusan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berpindah ke Kampus Gunung Sari, Fakultas Adab secara resmi menaungi dua jurusan, yaitu Jurusan Bahasa dan Sastra Arab serta Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam. Perpindahan ini menandai konsolidasi kegiatan akademik dan menjadi fondasi bagi pertumbuhan fakultas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Daftar Pimpinan Fakultas&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak didirikan, Fakultas Adab dan Humaniora telah dipimpin oleh beberapa dekan, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Drs. H. Muhyiddin Zain&lt;br /&gt;
# Dr. (HC) H. Mustafa Nuri, Lc.&lt;br /&gt;
# Prof. Dr. H. Saleh Putuhena, M.A.&lt;br /&gt;
# Prof. Dr. H. Radhi Al-Hafid&lt;br /&gt;
# Dr. Abd. Rauf Aliah, M.A.&lt;br /&gt;
# Prof. Dr. Mardan, M.A. (2007-2015)&lt;br /&gt;
# Dr. H. Barsihannor, M.Ag. (2015-2019)&lt;br /&gt;
# Dr. Hasyim Haddade, M.Ag. (2019-2023)&lt;br /&gt;
# Dr. H. Barsihannor, M.Ag. (2023-Sekarang)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Fakultas]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Jum1</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://wikiuinam.my.id/index.php?title=Fakultas_Adab_dan_Humaniora&amp;diff=39</id>
		<title>Fakultas Adab dan Humaniora</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://wikiuinam.my.id/index.php?title=Fakultas_Adab_dan_Humaniora&amp;diff=39"/>
		<updated>2025-09-21T05:30:35Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Jum1: Created page with &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Pendirian dan Perkembangan Awal&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;  Fakultas Adab IAIN Alauddin Makassar didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 148 Tahun 1967, tertanggal 23 November 1967. Pada masa awal pendiriannya, fakultas ini dipimpin langsung oleh Drs. H. Muhyiddin Zain. Jabatan dekan kemudian diserahkan kepada H. Mustafa M. Nuri, LAS, yang dikukuhkan melalui Surat Keputusan Menteri Agama R.I. Nomor: BV/3-6/852 pada 17 Februari 1968.  Pada awalnya, kegiata...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Pendirian dan Perkembangan Awal&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakultas Adab IAIN Alauddin Makassar didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 148 Tahun 1967, tertanggal 23 November 1967. Pada masa awal pendiriannya, fakultas ini dipimpin langsung oleh Drs. H. Muhyiddin Zain. Jabatan dekan kemudian diserahkan kepada H. Mustafa M. Nuri, LAS, yang dikukuhkan melalui Surat Keputusan Menteri Agama R.I. Nomor: BV/3-6/852 pada 17 Februari 1968.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada awalnya, kegiatan administratif dan akademik Fakultas Adab berpusat di salah satu ruangan kuliah Universitas Muslim Indonesia di Jalan Kakatua Makassar. Untuk kegiatan perkuliahan, digunakan gedung Bioskop A.A di Jalan Timor. Selanjutnya, seluruh kegiatan dipindahkan ke Jalan Sumba Nomor 44, sebelum akhirnya menetap di Kampus IAIN Alauddin di Gunung Sari, Jalan Gowa Raya (sekarang Jalan Sultan Alauddin).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Perpindahan dan Pembentukan Jurusan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah berpindah ke Kampus Gunung Sari, Fakultas Adab secara resmi menaungi dua jurusan, yaitu Jurusan Bahasa dan Sastra Arab serta Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam. Perpindahan ini menandai konsolidasi kegiatan akademik dan menjadi fondasi bagi pertumbuhan fakultas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Daftar Pimpinan Fakultas&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak didirikan, Fakultas Adab dan Humaniora telah dipimpin oleh beberapa dekan, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Drs. H. Muhyiddin Zain&lt;br /&gt;
# Dr. (HC) H. Mustafa Nuri, Lc.&lt;br /&gt;
# Prof. Dr. H. Saleh Putuhena, M.A.&lt;br /&gt;
# Prof. Dr. H. Radhi Al-Hafid&lt;br /&gt;
# Dr. Abd. Rauf Aliah, M.A.&lt;br /&gt;
# Prof. Dr. Mardan, M.A. (2007-2015)&lt;br /&gt;
# Dr. H. Barsihannor, M.Ag. (2015-2019)&lt;br /&gt;
# Dr. Hasyim Haddade, M.Ag. (2019-2023)&lt;br /&gt;
# Dr. H. Barsihannor, M.Ag. (2023-Sekarang)&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Jum1</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://wikiuinam.my.id/index.php?title=Category:Program_Studi_Fakultas_Adab_dan_Humaniora&amp;diff=38</id>
		<title>Category:Program Studi Fakultas Adab dan Humaniora</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://wikiuinam.my.id/index.php?title=Category:Program_Studi_Fakultas_Adab_dan_Humaniora&amp;diff=38"/>
		<updated>2025-09-21T05:08:18Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Jum1: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;[[Category:Fakultas]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Jum1</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://wikiuinam.my.id/index.php?title=Sejarah_Peradaban_Islam&amp;diff=37</id>
		<title>Sejarah Peradaban Islam</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://wikiuinam.my.id/index.php?title=Sejarah_Peradaban_Islam&amp;diff=37"/>
		<updated>2025-09-21T05:01:04Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Jum1: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Profil Akademik Program Studi Sejarah Peradaban Islam&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Program Studi Sejarah Peradaban Islam (SPI) adalah salah satu dari empat program studi di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar. Didirikan dengan nama Program Studi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) pada 23 November 1967, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 148 tahun 1968. Nama program studi ini secara resmi berubah menjadi Sejarah Peradaban Islam pada tahun 2019, dengan kode PD DIKTI 80230.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Program studi ini menunjukkan rekam jejak akreditasi yang kuat. Pada tahun 2000, SKI meraih akreditasi A, dan setelah sempat memperoleh akreditasi B pada tahun 2010, berhasil kembali memperoleh akreditasi A pada tahun 2015. Saat ini, Program Studi SPI memiliki akreditasi terbaru dengan status &amp;quot;Unggul&amp;quot; berdasarkan SK No. 201/SK/BAN-PT/Ak.KP/S/X/2023.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Visi keilmuan program studi ini adalah menjadi pusat pengembangan kajian sejarah dan kebudayaan sebagai bagian dari upaya transformasi ilmu pengetahuan yang dijiwai oleh nilai-nilai spiritualitas Islam. Tujuannya adalah menghasilkan lulusan yang kompeten sebagai peneliti profesional, dengan kemampuan analisis dan rekonstruksi fakta sejarah Islam menggunakan teori dan metode yang relevan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Sumber Daya Manusia dan Fasilitas Pendukung&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Program Studi SPI didukung oleh 17 dosen tetap, terdiri dari 16 dosen berstatus PNS dan 1 dosen non-PNS. Sepuluh dosen telah bergelar S3, sementara empat lainnya sedang melanjutkan studi S3, dan tiga dosen memiliki gelar S2. Dalam hal jabatan fungsional, terdapat 2 guru besar, 8 lektor kepala, dan 7 lektor. Pada tahun 2023, program studi ini tercatat memiliki 535 mahasiswa aktif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk mendukung kegiatan akademik dan praktikum mahasiswa, program studi ini menyediakan berbagai fasilitas, seperti ruang kuliah berpendingin udara, ruang jurusan, perpustakaan, serta laboratorium/museum sejarah. Sejak tahun 1978 hingga 2018, Program Studi SKI telah menghasilkan 1697 alumni, dan data alumni dari tahun 2019 dan seterusnya sedang dalam proses pembaruan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Program Studi Fakultas Adab dan Humaniora]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Jum1</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://wikiuinam.my.id/index.php?title=Category:Program_Studi_Fakultas_Adab_dan_Humaniora&amp;diff=36</id>
		<title>Category:Program Studi Fakultas Adab dan Humaniora</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://wikiuinam.my.id/index.php?title=Category:Program_Studi_Fakultas_Adab_dan_Humaniora&amp;diff=36"/>
		<updated>2025-09-21T04:58:10Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Jum1: Created blank page&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Jum1</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://wikiuinam.my.id/index.php?title=Ilmu_Perpustakaan&amp;diff=35</id>
		<title>Ilmu Perpustakaan</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://wikiuinam.my.id/index.php?title=Ilmu_Perpustakaan&amp;diff=35"/>
		<updated>2025-09-21T04:57:58Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Jum1: &lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Sejarah dan Kepemimpinan Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora didirikan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Agama Islam Departemen Agama RI Nomor: E/86/1999 tanggal 5 Mei 1999.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejak berdirinya, jurusan ini telah mengalami beberapa kali pergantian kepemimpinan. Pada masa awal, periode 1999-2010, jabatan Ketua Jurusan dipegang oleh Drs. M. Jayadi Kasim, M.Ag., dengan Dra. Surayah Rasyid, M.Ag., sebagai Sekretaris Jurusan. Selanjutnya, untuk periode 2010-2015, kepemimpinan beralih kepada M. Quraisy Mathar, S.Sos., M.Hum., sebagai Ketua Jurusan dan Ahmad Muwaffaq, S.Ag., M.Ag., sebagai Sekretaris Jurusan. Kemudian, A. Ibrahim, S.Ag., S.S., M.Pd., menjabat sebagai Ketua Jurusan dengan Himayah, S.Ag., S.S., MIMS, sebagai Sekretaris Jurusan untuk periode 2015-2019. Pada periode 2019-2023, Jurusan Ilmu Perpustakaan dipimpin oleh Irvan Muliyadi, S.Ag., S.S., M.A., sebagai Ketua Jurusan dan Touku Umar, S.Hum., M.IP, sebagai Sekretaris Jurusan. Saat ini, untuk periode 2023-2027, Touku Umar, S.Hum., M.IP, menjabat sebagai Ketua Jurusan, didampingi oleh Saenal Abidin, S.I.P., M.Hum., sebagai Sekretaris Jurusan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Fasilitas Jurusan Ilmu Perpustakaan&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagai bagian dari Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar, Jurusan Ilmu Perpustakaan menyediakan berbagai fasilitas untuk mendukung proses akademik dan praktikum mahasiswa. Fasilitas tersebut mencakup ruang kuliah yang tersebar di dua gedung, ruang laboratorium khusus untuk praktikum, perpustakaan, serta akses ke multimedia dan fasilitas pendukung lainnya yang disediakan oleh fakultas.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[[Category:Program Studi Fakultas Adab dan Humaniora]]&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Jum1</name></author>
	</entry>
	<entry>
		<id>http://wikiuinam.my.id/index.php?title=Fakultas_Dakwah_dan_Komunikasi&amp;diff=34</id>
		<title>Fakultas Dakwah dan Komunikasi</title>
		<link rel="alternate" type="text/html" href="http://wikiuinam.my.id/index.php?title=Fakultas_Dakwah_dan_Komunikasi&amp;diff=34"/>
		<updated>2025-09-21T02:38:16Z</updated>

		<summary type="html">&lt;p&gt;Jum1: Created page with &amp;quot;&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;Konteks Historis dan Pendirian Awal&amp;#039;&amp;#039;&amp;#039;  Sejarah Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) tidak dapat dipisahkan dari riwayat pendirian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Indonesia. Lahirnya IAIN merupakan respons atas aspirasi umat Islam untuk memiliki lembaga pendidikan tinggi Islam. Pada tahun 1960, berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 11 tahun 1960, Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) di Yogyakarta dan Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) di Jakarta diintegras...&amp;quot;&lt;/p&gt;
&lt;hr /&gt;
&lt;div&gt;&#039;&#039;&#039;Konteks Historis dan Pendirian Awal&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejarah Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) tidak dapat dipisahkan dari riwayat pendirian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Indonesia. Lahirnya IAIN merupakan respons atas aspirasi umat Islam untuk memiliki lembaga pendidikan tinggi Islam. Pada tahun 1960, berdasarkan Peraturan Presiden RI Nomor 11 tahun 1960, Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN) di Yogyakarta dan Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) di Jakarta diintegrasikan. Hasil pengintegrasian ini kemudian dikenal sebagai Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang berkedudukan di Yogyakarta. Jurusan-jurusan di ADIA Jakarta kemudian ditingkatkan statusnya menjadi fakultas, seperti Jurusan Pendidikan Agama yang menjadi Fakultas Tarbiyah dan Jurusan Bahasa Arab yang menjadi Fakultas Adab.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seiring perkembangan pesat IAIN Sunan Kalijaga di Yogyakarta, dibentuklah cabang-cabang di luar wilayahnya, salah satunya adalah IAIN Sunan Kalijaga Cabang Makassar. Cabang ini kemudian ditingkatkan statusnya menjadi IAIN mandiri pada 10 November 1965, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 79 tahun 1965. Institut baru ini mengambil nama tokoh Raja Gowa yang pertama kali memeluk Islam, yakni Sultan Alauddin, dan dikenal sebagai IAIN Alauddin Ujung Pandang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Pembentukan Fakultas dan Pengembangan di Bulukumba&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakultas Dakwah merupakan fakultas kelima yang didirikan oleh IAIN Alauddin. Ide pendiriannya muncul pada tahun 1968 di Kabupaten Bulukumba atas inisiatif pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat. Fakultas ini awalnya berstatus sebagai Fakultas Dakwah Filial Bulukumba dan diresmikan oleh Menteri Agama RI, K.H. Muhammad Dahlan, pada 1 Rabiul Awal 1390 H di Palu, Sulawesi Tengah. Pengesahan resminya dilakukan berdasarkan SK Menteri Agama RI Nomor 253 tahun 1970. Pada saat itu, Drs. H. Muhyiddin Zain dan Dra. Syamsiah Noor ditunjuk sebagai dekan pertamanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1971, status filial Fakultas Dakwah ditingkatkan menjadi Cabang Bulukumba dan memiliki satu jurusan, yaitu Bimbingan Penyuluhan Masyarakat (BPM). Selanjutnya, melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 65 tahun 1982, statusnya kembali ditingkatkan menjadi fakultas madya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Relokasi dan Transformasi Menuju Fakultas Dakwah dan Komunikasi&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada tahun 1987, berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 9 tahun 1987, serta realisasi melalui Keputusan Menteri Agama RI Nomor 18 tahun 1988, Fakultas Dakwah dialihkan ke Ujung Pandang (sekarang Makassar). Perpindahan ini diikuti dengan penambahan Jurusan Penerangan dan Penyiaran Agama Islam (PPAI). Seiring dengan dinamika akademis, beberapa jurusan mengalami perubahan nama, seperti Jurusan BPM yang diubah menjadi Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Agama Islam (BPAI) dan Jurusan PPAI menjadi Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI). Selain itu, fakultas juga membuka jurusan baru, di antaranya Manajemen Dakwah (MD) dan Pengembangan Masyarakat Islam (PMI).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Fakultas Dakwah secara resmi berubah nama menjadi Fakultas Dakwah dan Komunikasi setelah diterbitkannya Organisasi dan Tata Kerja (ORTAKER) UIN Alauddin Makassar melalui Peraturan Menteri Agama RI Nomor 5 tahun 2006.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&#039;&#039;&#039;Program Studi dan Perkembangan Terkini&#039;&#039;&#039;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejalan dengan perjalanan panjangnya, Fakultas Dakwah dan Komunikasi saat ini menaungi sejumlah program studi penting, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
# Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI)&lt;br /&gt;
# Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI)&lt;br /&gt;
# Pengembangan Masyarakat Islam (PMI)&lt;br /&gt;
# Ilmu Komunikasi (IKOM)&lt;br /&gt;
# Jurnalistik&lt;br /&gt;
# Manajemen Haji dan Umrah (MHU)&lt;br /&gt;
# Program Magister Pascasarjana Komunikasi dan Penyiaran Islam (S2)&lt;br /&gt;
# Prodi Kesejahteraan Sosial (Kessos)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hingga tahun 2023, Fakultas Dakwah dan Komunikasi memiliki total delapan jurusan atau program studi, yang mencerminkan komitmen terhadap pengembangan ilmu-ilmu dakwah dan komunikasi.&lt;/div&gt;</summary>
		<author><name>Jum1</name></author>
	</entry>
</feed>