Jump to content
Main menu
Main menu
move to sidebar
hide
Navigation
Main page
Recent changes
Random page
Help about MediaWiki
Wiki Kampus UIN Alauddin Makassar
Search
Search
Appearance
Create account
Log in
Personal tools
Create account
Log in
Pages for logged out editors
learn more
Contributions
Talk
Editing
Fakultas Ushuluddin dan Filsafat
Page
Discussion
English
Read
Edit
View history
Tools
Tools
move to sidebar
hide
Actions
Read
Edit
View history
General
What links here
Related changes
Special pages
Page information
Appearance
move to sidebar
hide
Warning:
You are not logged in. Your IP address will be publicly visible if you make any edits. If you
log in
or
create an account
, your edits will be attributed to your username, along with other benefits.
Anti-spam check. Do
not
fill this in!
'''Sejarah dan Perkembangan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Alauddin Makassar''' Gagasan pembentukan Fakultas Ushuluddin muncul dari keinginan untuk menjadikan IAIN Cabang Makassar sebagai institusi yang mandiri, terpisah dari IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Pada saat itu, IAIN Cabang Makassar hanya memiliki dua fakultas, yaitu Fakultas Syariah dan Fakultas Tarbiyah. Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 1963, sebuah institut hanya bisa berdiri sendiri jika memiliki setidaknya tiga fakultas. Untuk memenuhi persyaratan tersebut, panitia pembentukan IAIN Makassar mengusulkan penegerian Fakultas Agama Islam Universitas Muslim Indonesia (UMI) menjadi Fakultas Ushuluddin IAIN Cabang Makassar. Usulan ini juga disertai dengan permintaan agar IAIN Cabang Makassar dapat menjadi IAIN yang berdiri sendiri dengan nama IAIN Alauddin. Pada 13 Mei 1965, Menteri Agama mengeluarkan Surat Keputusan Nomor 21 Tahun 1965 yang membentuk panitia persiapan pembukaan IAIN Alauddin di Makassar, sekaligus membentuk Fakultas Ushuluddin Makassar. Kemudian, pada 28 Oktober 1965, terbit dua Surat Keputusan Menteri Agama: * Surat Keputusan Nomor 77 yang menyetujui penegerian Fakultas Ushuluddin UMI menjadi Fakultas Ushuluddin IAIN. * Surat Keputusan Nomor 79 yang secara resmi mendirikan IAIN Alauddin Makassar. Sebagai realisasi dari keputusan ini, pada 10 November 1965, bertepatan dengan Dies Natalis ketiga Fakultas Syariah, IAIN Alauddin Makassar diresmikan. Dalam upacara tersebut, K.H.M. Ali Yafie dilantik sebagai Dekan pertama Fakultas Ushuluddin, dan Haji Aroeppala ditunjuk sebagai Kuasa Pejabat Rektor baru IAIN Alauddin. Seiring transformasi IAIN Alauddin menjadi UIN Alauddin Makassar, fakultas ini pun berkembang menjadi Fakultas Ushuluddin dan Filsafat dengan tujuh program studi. '''Program Studi dan Fasilitas''' Fakultas Ushuluddin dan Filsafat saat ini menawarkan tujuh program studi, yaitu: * Program Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir * Program Studi Ilmu Hadis * Program Studi Akidah dan Filsafat Islam * Program Studi Studi Agama-Agama * Program Studi Sosiologi Agama * Program Studi Ilmu Politik * Program Studi Hubungan Internasional Untuk mendukung kegiatan akademik, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat menyediakan berbagai fasilitas memadai, di antaranya: * Gedung fakultas di Kampus II UIN Alauddin Makassar * Ruang Dekanat * Ruang Munaqasah * Musala * Perpustakaan * Ruang pelayanan akademik * Ruang kelas yang dilengkapi dengan AC [[Category:Fakultass]]
Summary:
Please note that all contributions to Wiki Kampus UIN Alauddin Makassar may be edited, altered, or removed by other contributors. If you do not want your writing to be edited mercilessly, then do not submit it here.
You are also promising us that you wrote this yourself, or copied it from a public domain or similar free resource (see
My wiki:Copyrights
for details).
Do not submit copyrighted work without permission!
Cancel
Editing help
(opens in new window)