Program Pascasarjana
Sejarah Pascasarjana UIN Alauddin Makassar
Pascasarjana (PPs) IAIN Alauddin Makassar, yang kini dikenal sebagai Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, resmi didirikan pada 7 Juni 1990, berdasarkan Surat Keputusan Dirjen Bimbaga Islam Nomor 31/E/1990. Pada awalnya, lembaga ini beroperasi sebagai kelas jauh dari Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Seiring perkembangannya, pada 31 Desember 1993, berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 403 Tahun 1993 dan Nomor 389 Tahun 1994, Pascasarjana IAIN Alauddin ditetapkan sebagai unit organik yang berdiri sendiri. Status ini menempatkannya sebagai unsur pelaksana akademik yang menjalankan sebagian tugas pokok dan fungsi IAIN.
Animo terhadap Pascasarjana UIN Alauddin Makassar terus meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan fasilitas akademik yang signifikan menjadi faktor pendorong dibukanya program Doktoral (S3). Program ini resmi dibuka pada 1 September 2003, berdasarkan Keputusan Menteri Agama RI Nomor 21 Tahun 2003, dan diresmikan oleh Menteri Agama Republik Indonesia.
Fasilitas
- Untuk mendukung pengembangan lembaga dan menjamin kualitas pendidikan yang unggul, Pascasarjana UIN Alauddin Makassar menyediakan berbagai fasilitas, di antaranya:
- Perpustakaan dengan ribuan koleksi buku.
- Ruang perkuliahan yang dilengkapi dengan pendingin udara (AC) dan proyektor LCD.
- Area parkir kendaraan yang luas.
- Akses internet yang memadai.