Jump to content

Fakultas Adab dan Humaniora

From Wiki Kampus UIN Alauddin Makassar

Pendirian dan Perkembangan Awal

Fakultas Adab IAIN Alauddin Makassar didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 148 Tahun 1967, tertanggal 23 November 1967. Pada masa awal pendiriannya, fakultas ini dipimpin langsung oleh Drs. H. Muhyiddin Zain. Jabatan dekan kemudian diserahkan kepada H. Mustafa M. Nuri, LAS, yang dikukuhkan melalui Surat Keputusan Menteri Agama R.I. Nomor: BV/3-6/852 pada 17 Februari 1968.

Pada awalnya, kegiatan administratif dan akademik Fakultas Adab berpusat di salah satu ruangan kuliah Universitas Muslim Indonesia di Jalan Kakatua Makassar. Untuk kegiatan perkuliahan, digunakan gedung Bioskop A.A di Jalan Timor. Selanjutnya, seluruh kegiatan dipindahkan ke Jalan Sumba Nomor 44, sebelum akhirnya menetap di Kampus IAIN Alauddin di Gunung Sari, Jalan Gowa Raya (sekarang Jalan Sultan Alauddin).

Perpindahan dan Pembentukan Jurusan

Setelah berpindah ke Kampus Gunung Sari, Fakultas Adab secara resmi menaungi dua jurusan, yaitu Jurusan Bahasa dan Sastra Arab serta Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam. Perpindahan ini menandai konsolidasi kegiatan akademik dan menjadi fondasi bagi pertumbuhan fakultas.

Daftar Pimpinan Fakultas

Sejak didirikan, Fakultas Adab dan Humaniora telah dipimpin oleh beberapa dekan, yaitu:

  1. Drs. H. Muhyiddin Zain
  2. Dr. (HC) H. Mustafa Nuri, Lc.
  3. Prof. Dr. H. Saleh Putuhena, M.A.
  4. Prof. Dr. H. Radhi Al-Hafid
  5. Dr. Abd. Rauf Aliah, M.A.
  6. Prof. Dr. Mardan, M.A. (2007-2015)
  7. Dr. H. Barsihannor, M.Ag. (2015-2019)
  8. Dr. Hasyim Haddade, M.Ag. (2019-2023)
  9. Dr. H. Barsihannor, M.Ag. (2023-Sekarang)