Jump to content

Kebidanan D3: Difference between revisions

From Wiki Kampus UIN Alauddin Makassar
Created page with "Writing in progress Category:Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan"
 
No edit summary
 
Line 1: Line 1:
Writing in progress
Program Studi Kebidanan jenjang Diploma III (D3) pada Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar merupakan satu-satunya program pendidikan vokasi di lingkungan universitas yang berfokus pada penyiapan tenaga bidan terampil, profesional, dan beretika Islami. Program studi ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi praktis dalam memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif, dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman. Lulusan program studi ini berhak menyandang gelar Ahli Madya Kebidanan (A.Md.Keb.).
Secara kelembagaan, Program Studi Kebidanan berada di bawah naungan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) dan memiliki kapasitas mahasiswa aktif sekitar 240 orang, dengan distribusi rata-rata 80 mahasiswa per angkatan yang terbagi ke dalam dua kelas paralel. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap program studi ini sebagai jalur pendidikan vokasi di bidang kesehatan.
Dari aspek historis, Program Studi Kebidanan merupakan salah satu program studi perintis dalam rumpun ilmu kesehatan di UIN Alauddin Makassar. Pendirian program studi ini bertepatan dengan transformasi kelembagaan IAIN menjadi UIN Alauddin Makassar pada tahun 2005, yang didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2005, dengan izin operasional yang diterbitkan pada 10 Oktober 2005. Pada masa awal penyelenggaraan, program studi ini hanya menerima satu kelas dengan jumlah sekitar 50 mahasiswa per angkatan. Namun, seiring dengan perkembangan institusi dan meningkatnya kebutuhan tenaga kesehatan, program studi ini mengalami pertumbuhan signifikan dan telah meluluskan berbagai angkatan hingga saat ini. Pada tahun 2016, seiring dengan pembentukan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, program studi ini secara resmi berada di bawah naungan fakultas tersebut.
Dalam mendukung kualitas pembelajaran, Program Studi Kebidanan didukung oleh tenaga pendidik yang kompeten di bidangnya, yang terdiri atas 10 dosen tetap dengan latar belakang ilmu kebidanan, termasuk satu orang berkualifikasi doktor (S3) dan beberapa dosen berkualifikasi magister (S2). Penataan homebase dosen yang berbasis kompetensi inti kebidanan sejak tahun 2016 turut memperkuat kualitas pendidikan dan praktik klinis yang diajarkan kepada mahasiswa.
Fasilitas pembelajaran yang tersedia dirancang untuk menunjang penguasaan keterampilan klinis secara optimal. Program studi ini memiliki laboratorium kebidanan dasar yang digunakan untuk praktik simulasi dan role play dalam berbagai mata kuliah asuhan kebidanan, mencakup aspek kehamilan, persalinan, nifas, bayi, keluarga berencana, dan balita, baik dalam kondisi normal maupun patologis. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh akses ke laboratorium terpadu FKIK, seperti laboratorium anatomi, mikrobiologi, dan biokimia. Kegiatan pembelajaran didukung oleh ruang kelas representatif yang tersebar di beberapa gedung sesuai dengan jenjang semester mahasiswa.
Adapun profil lulusan Program Studi Kebidanan diarahkan untuk menjadi bidan pelaksana yang kompeten dalam memberikan asuhan kebidanan secara mandiri maupun kolaboratif kepada ibu dan anak. Lulusan juga dibekali kemampuan dalam melakukan promosi kesehatan serta pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan reproduksi. Dengan kompetensi tersebut, lulusan memiliki peluang karier yang luas di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, klinik bersalin, maupun praktik mandiri bidan. Dengan demikian, program studi ini memiliki kontribusi strategis dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di masyarakat.
 


[[Category:Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan]]
[[Category:Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan]]

Latest revision as of 19:15, 7 June 2026

Program Studi Kebidanan jenjang Diploma III (D3) pada Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar merupakan satu-satunya program pendidikan vokasi di lingkungan universitas yang berfokus pada penyiapan tenaga bidan terampil, profesional, dan beretika Islami. Program studi ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi praktis dalam memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif, dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman. Lulusan program studi ini berhak menyandang gelar Ahli Madya Kebidanan (A.Md.Keb.). Secara kelembagaan, Program Studi Kebidanan berada di bawah naungan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) dan memiliki kapasitas mahasiswa aktif sekitar 240 orang, dengan distribusi rata-rata 80 mahasiswa per angkatan yang terbagi ke dalam dua kelas paralel. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap program studi ini sebagai jalur pendidikan vokasi di bidang kesehatan. Dari aspek historis, Program Studi Kebidanan merupakan salah satu program studi perintis dalam rumpun ilmu kesehatan di UIN Alauddin Makassar. Pendirian program studi ini bertepatan dengan transformasi kelembagaan IAIN menjadi UIN Alauddin Makassar pada tahun 2005, yang didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2005, dengan izin operasional yang diterbitkan pada 10 Oktober 2005. Pada masa awal penyelenggaraan, program studi ini hanya menerima satu kelas dengan jumlah sekitar 50 mahasiswa per angkatan. Namun, seiring dengan perkembangan institusi dan meningkatnya kebutuhan tenaga kesehatan, program studi ini mengalami pertumbuhan signifikan dan telah meluluskan berbagai angkatan hingga saat ini. Pada tahun 2016, seiring dengan pembentukan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, program studi ini secara resmi berada di bawah naungan fakultas tersebut. Dalam mendukung kualitas pembelajaran, Program Studi Kebidanan didukung oleh tenaga pendidik yang kompeten di bidangnya, yang terdiri atas 10 dosen tetap dengan latar belakang ilmu kebidanan, termasuk satu orang berkualifikasi doktor (S3) dan beberapa dosen berkualifikasi magister (S2). Penataan homebase dosen yang berbasis kompetensi inti kebidanan sejak tahun 2016 turut memperkuat kualitas pendidikan dan praktik klinis yang diajarkan kepada mahasiswa. Fasilitas pembelajaran yang tersedia dirancang untuk menunjang penguasaan keterampilan klinis secara optimal. Program studi ini memiliki laboratorium kebidanan dasar yang digunakan untuk praktik simulasi dan role play dalam berbagai mata kuliah asuhan kebidanan, mencakup aspek kehamilan, persalinan, nifas, bayi, keluarga berencana, dan balita, baik dalam kondisi normal maupun patologis. Selain itu, mahasiswa juga memperoleh akses ke laboratorium terpadu FKIK, seperti laboratorium anatomi, mikrobiologi, dan biokimia. Kegiatan pembelajaran didukung oleh ruang kelas representatif yang tersebar di beberapa gedung sesuai dengan jenjang semester mahasiswa. Adapun profil lulusan Program Studi Kebidanan diarahkan untuk menjadi bidan pelaksana yang kompeten dalam memberikan asuhan kebidanan secara mandiri maupun kolaboratif kepada ibu dan anak. Lulusan juga dibekali kemampuan dalam melakukan promosi kesehatan serta pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan reproduksi. Dengan kompetensi tersebut, lulusan memiliki peluang karier yang luas di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, klinik bersalin, maupun praktik mandiri bidan. Dengan demikian, program studi ini memiliki kontribusi strategis dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di masyarakat.