Kesehatan Masyarakat: Difference between revisions
Created page with "Writing in progress Category:Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan" |
No edit summary |
||
| Line 1: | Line 1: | ||
Program Studi Kesehatan Masyarakat pada Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar merupakan salah satu program studi unggulan yang berfokus pada upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Program studi ini dirancang untuk mengintegrasikan ilmu kesehatan masyarakat dengan nilai-nilai keislaman, sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara ilmiah, tetapi juga memiliki integritas moral dalam memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Lulusan program studi ini berhak menyandang gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.KM.). | |||
Secara kelembagaan, Program Studi Kesehatan Masyarakat berada di bawah naungan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) dan telah memperoleh status akreditasi “B” berdasarkan keputusan LAM-PTKes Nomor 0031/LAM-PTKes/Akr/Sar/I/2020. Pendirian program studi ini merupakan bagian dari transformasi institusi dari IAIN menjadi UIN Alauddin Makassar, yang didasarkan pada Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 179/MPN/KL/2004 serta Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2005. Legalitas tersebut menegaskan komitmen institusi dalam mengembangkan bidang keilmuan kesehatan yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman. | |||
Dalam aspek akademik, Program Studi Kesehatan Masyarakat membekali mahasiswa dengan kompetensi inti yang komprehensif, yang dikenal dengan pendekatan MIRACLE. Kompetensi tersebut mencakup epidemiologi sebagai dasar analisis penyebaran penyakit, biostatistik untuk pengolahan data kesehatan, kesehatan lingkungan dalam menciptakan lingkungan yang sehat, promosi kesehatan untuk pemberdayaan masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan (AKK) dalam pengelolaan sistem kesehatan, kesehatan dan keselamatan kerja (K3) untuk perlindungan tenaga kerja, serta gizi masyarakat sebagai bagian penting dalam peningkatan kualitas kesehatan populasi. Pendekatan ini memberikan landasan ilmiah yang kuat bagi mahasiswa dalam memahami dan menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat secara sistematis dan berbasis data. | |||
Dalam penyelenggaraan pendidikan, program studi ini didukung oleh fasilitas akademik yang memadai serta jaringan kerjasama dengan berbagai instansi kesehatan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Lokasi program studi berada di Kampus II UIN Alauddin Makassar, Jalan Sultan Alauddin No. 36, Samata, Gowa, yang menjadi pusat kegiatan akademik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. | |||
Adapun profil lulusan Program Studi Kesehatan Masyarakat diarahkan untuk mengisi berbagai posisi strategis di sektor kesehatan, antara lain sebagai administrator kesehatan di rumah sakit, puskesmas, maupun dinas kesehatan; penyuluh kesehatan yang berperan dalam edukasi masyarakat; peneliti kesehatan yang mengkaji permasalahan kesehatan berbasis data; safety officer (K3) di sektor industri; serta konsultan kesehatan yang berkontribusi pada lembaga swadaya masyarakat maupun organisasi internasional seperti WHO dan UNICEF. Dengan demikian, program studi ini memiliki peran penting dalam mencetak tenaga kesehatan masyarakat yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. | |||
[[Category:Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan]] | [[Category:Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan]] | ||
Latest revision as of 19:16, 7 June 2026
Program Studi Kesehatan Masyarakat pada Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar merupakan salah satu program studi unggulan yang berfokus pada upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Program studi ini dirancang untuk mengintegrasikan ilmu kesehatan masyarakat dengan nilai-nilai keislaman, sehingga menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara ilmiah, tetapi juga memiliki integritas moral dalam memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Lulusan program studi ini berhak menyandang gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.KM.). Secara kelembagaan, Program Studi Kesehatan Masyarakat berada di bawah naungan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) dan telah memperoleh status akreditasi “B” berdasarkan keputusan LAM-PTKes Nomor 0031/LAM-PTKes/Akr/Sar/I/2020. Pendirian program studi ini merupakan bagian dari transformasi institusi dari IAIN menjadi UIN Alauddin Makassar, yang didasarkan pada Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 179/MPN/KL/2004 serta Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2005. Legalitas tersebut menegaskan komitmen institusi dalam mengembangkan bidang keilmuan kesehatan yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman. Dalam aspek akademik, Program Studi Kesehatan Masyarakat membekali mahasiswa dengan kompetensi inti yang komprehensif, yang dikenal dengan pendekatan MIRACLE. Kompetensi tersebut mencakup epidemiologi sebagai dasar analisis penyebaran penyakit, biostatistik untuk pengolahan data kesehatan, kesehatan lingkungan dalam menciptakan lingkungan yang sehat, promosi kesehatan untuk pemberdayaan masyarakat, administrasi dan kebijakan kesehatan (AKK) dalam pengelolaan sistem kesehatan, kesehatan dan keselamatan kerja (K3) untuk perlindungan tenaga kerja, serta gizi masyarakat sebagai bagian penting dalam peningkatan kualitas kesehatan populasi. Pendekatan ini memberikan landasan ilmiah yang kuat bagi mahasiswa dalam memahami dan menyelesaikan permasalahan kesehatan masyarakat secara sistematis dan berbasis data. Dalam penyelenggaraan pendidikan, program studi ini didukung oleh fasilitas akademik yang memadai serta jaringan kerjasama dengan berbagai instansi kesehatan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Lokasi program studi berada di Kampus II UIN Alauddin Makassar, Jalan Sultan Alauddin No. 36, Samata, Gowa, yang menjadi pusat kegiatan akademik Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan. Adapun profil lulusan Program Studi Kesehatan Masyarakat diarahkan untuk mengisi berbagai posisi strategis di sektor kesehatan, antara lain sebagai administrator kesehatan di rumah sakit, puskesmas, maupun dinas kesehatan; penyuluh kesehatan yang berperan dalam edukasi masyarakat; peneliti kesehatan yang mengkaji permasalahan kesehatan berbasis data; safety officer (K3) di sektor industri; serta konsultan kesehatan yang berkontribusi pada lembaga swadaya masyarakat maupun organisasi internasional seperti WHO dan UNICEF. Dengan demikian, program studi ini memiliki peran penting dalam mencetak tenaga kesehatan masyarakat yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.