Jump to content

Ilmu Komunikasi: Difference between revisions

From Wiki Kampus UIN Alauddin Makassar
Created page with "Writing in progress Category:Fakultas Dakwah dan Komunikasi"
 
No edit summary
 
Line 1: Line 1:
Writing in progress
Program Studi Ilmu Komunikasi (Ikom) pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar merupakan salah satu program studi terfavorit yang dikenal sebagai bagian dari “Kampus Peradaban”, dengan komitmen kuat dalam pengembangan kualitas pendidikan yang selaras dengan standar nasional pendidikan tinggi (SN DIKTI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Program studi ini diselenggarakan pada jenjang Sarjana (S1) dengan kode program studi 50700 (PDPT), menghasilkan lulusan bergelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom.), dengan masa studi delapan semester (empat tahun) dan menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar.
Dari aspek mutu akademik, Program Studi Ilmu Komunikasi telah memperoleh akreditasi “B” berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT Nomor 217/SK/BAN-PT/Ak-VI/S/X/2013, yang kemudian diperbarui melalui proses reakreditasi pada tahun 2018 dengan Surat Keputusan BAN-PT Nomor 3461/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2018. Hal ini menunjukkan komitmen program studi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan secara berkelanjutan.
Secara historis, Program Studi Ilmu Komunikasi resmi berdiri pada tanggal 1 September 2008. Sejak awal pendiriannya, program studi ini telah dipimpin oleh sejumlah akademisi yang berperan penting dalam pengembangan kelembagaan dan akademik, di antaranya Dra. Hj. Radhiah, AP, M.Si., Ramsiah Tasruddin, S.Ag., M.Si., dan Dr. Asni Djamereng, M.Si., yang didampingi oleh para sekretaris jurusan pada masing-masing periode. Kepemimpinan tersebut mencerminkan kesinambungan dalam upaya peningkatan mutu dan penguatan tata kelola program studi.
Tujuan utama Program Studi Ilmu Komunikasi adalah menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing global, profesional dalam bidang komunikasi, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman. Lulusan diproyeksikan menjadi tenaga ahli di bidang hubungan masyarakat (public relations), public speaking, jurnalistik, dan broadcasting yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat. Selain itu, program studi ini juga menekankan pengembangan kemampuan retorika sebagai salah satu keunggulan lulusan dalam menyampaikan pesan secara efektif dan persuasif.
Dalam aspek kompetensi, mahasiswa dibekali dengan keahlian utama yang mencakup empat bidang strategis dalam industri komunikasi, yaitu public relations (humas), broadcasting (penyiaran), jurnalistik, serta public speaking dan retorika. Kompetensi ini dirancang untuk memastikan lulusan mampu beradaptasi dengan dinamika industri komunikasi modern yang terus berkembang, baik di tingkat nasional maupun global. Dengan demikian, Program Studi Ilmu Komunikasi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi di bidang komunikasi
 


[[Category:Fakultas Dakwah dan Komunikasi]]
[[Category:Fakultas Dakwah dan Komunikasi]]

Latest revision as of 19:02, 7 June 2026

Program Studi Ilmu Komunikasi (Ikom) pada Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar merupakan salah satu program studi terfavorit yang dikenal sebagai bagian dari “Kampus Peradaban”, dengan komitmen kuat dalam pengembangan kualitas pendidikan yang selaras dengan standar nasional pendidikan tinggi (SN DIKTI) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Program studi ini diselenggarakan pada jenjang Sarjana (S1) dengan kode program studi 50700 (PDPT), menghasilkan lulusan bergelar Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom.), dengan masa studi delapan semester (empat tahun) dan menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar. Dari aspek mutu akademik, Program Studi Ilmu Komunikasi telah memperoleh akreditasi “B” berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT Nomor 217/SK/BAN-PT/Ak-VI/S/X/2013, yang kemudian diperbarui melalui proses reakreditasi pada tahun 2018 dengan Surat Keputusan BAN-PT Nomor 3461/SK/BAN-PT/Akred/S/XII/2018. Hal ini menunjukkan komitmen program studi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan secara berkelanjutan. Secara historis, Program Studi Ilmu Komunikasi resmi berdiri pada tanggal 1 September 2008. Sejak awal pendiriannya, program studi ini telah dipimpin oleh sejumlah akademisi yang berperan penting dalam pengembangan kelembagaan dan akademik, di antaranya Dra. Hj. Radhiah, AP, M.Si., Ramsiah Tasruddin, S.Ag., M.Si., dan Dr. Asni Djamereng, M.Si., yang didampingi oleh para sekretaris jurusan pada masing-masing periode. Kepemimpinan tersebut mencerminkan kesinambungan dalam upaya peningkatan mutu dan penguatan tata kelola program studi. Tujuan utama Program Studi Ilmu Komunikasi adalah menghasilkan lulusan yang memiliki daya saing global, profesional dalam bidang komunikasi, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman. Lulusan diproyeksikan menjadi tenaga ahli di bidang hubungan masyarakat (public relations), public speaking, jurnalistik, dan broadcasting yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat. Selain itu, program studi ini juga menekankan pengembangan kemampuan retorika sebagai salah satu keunggulan lulusan dalam menyampaikan pesan secara efektif dan persuasif. Dalam aspek kompetensi, mahasiswa dibekali dengan keahlian utama yang mencakup empat bidang strategis dalam industri komunikasi, yaitu public relations (humas), broadcasting (penyiaran), jurnalistik, serta public speaking dan retorika. Kompetensi ini dirancang untuk memastikan lulusan mampu beradaptasi dengan dinamika industri komunikasi modern yang terus berkembang, baik di tingkat nasional maupun global. Dengan demikian, Program Studi Ilmu Komunikasi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi di bidang komunikasi