Jump to content

Ilmu Ekonomi

From Wiki Kampus UIN Alauddin Makassar

Program Studi Ilmu Ekonomi (IE) pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar merupakan program pendidikan jenjang Sarjana (S1) yang dirancang untuk menghasilkan lulusan dengan kemampuan analisis ekonomi yang tajam, spesifik, dan berdaya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun global, dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman. Secara historis, Program Studi Ilmu Ekonomi berawal dari kebutuhan masyarakat akan tenaga ahli di bidang ekonomi yang kompeten dan profesional. Cikal bakal pendirian program studi ini dimulai pada tahun 2007, yang kemudian diperkuat melalui Surat Keputusan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 1621/D/T/2007 tertanggal 6 Juli 2007 serta Surat Keputusan Pendirian Program Studi Nomor Dj.I/425/2007 tertanggal 1 November 2007 yang ditandatangani oleh Prof. Dr. Abdurrahman Mas’ud, Ph.D. Program studi ini mulai menyelenggarakan kegiatan akademik secara resmi pada tanggal 1 September 2008. Perkembangan jumlah mahasiswa menunjukkan tren peningkatan yang signifikan, di mana hingga tahun 2017 tercatat sebanyak 526 mahasiswa aktif yang menempuh pendidikan, mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap program studi ini. Dalam aspek akademik, Program Studi Ilmu Ekonomi memiliki fokus pada penguasaan analisis ekonomi yang komprehensif, baik dalam lingkup ekonomi makro maupun mikro, guna menjawab berbagai permasalahan pembangunan ekonomi. Selain itu, program studi ini juga menekankan pengembangan kompetensi profesional yang memungkinkan lulusan untuk bersaing di berbagai sektor, seperti pemerintahan, perbankan, dan lembaga riset. Keunikan program studi ini terletak pada integrasi nilai-nilai ekonomi Islam dalam pembelajaran, sehingga lulusan tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman etis dalam praktik ekonomi dan bisnis. Adapun prospek karier lulusan Program Studi Ilmu Ekonomi sangat luas dan beragam. Lulusan diproyeksikan mampu berperan sebagai analis ekonomi dan kebijakan di berbagai instansi pemerintah, seperti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain itu, lulusan juga dapat berkarier sebagai tenaga ahli di sektor perbankan dan keuangan, baik konvensional maupun syariah, serta sebagai peneliti dan akademisi di lembaga survei, pusat riset ekonomi, dan institusi pendidikan. Di samping itu, lulusan juga memiliki peluang untuk menjadi entrepreneur dan konsultan bisnis yang mampu memanfaatkan analisis data ekonomi dalam pengembangan usaha. Dengan demikian, Program Studi Ilmu Ekonomi memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan